

Palembang, Rabu, 13 Mei 2026, Suasana khidmat dan penuh rasa kekeluargaan menyelimuti Ruang Pertemuan lantai 2 Gedung Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palembang. Di tengah aktivitas akademik yang padat, seluruh jajaran pimpinan, dosen, dan staf berkumpul dengan memperkuat spiritualitas dan tali silaturahmi melalui agenda rutin Pengajian Bulanan. Kegiatan yang menjadi nafas religiusitas di lingkungan kampus hijau ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan tinggi Pascasarjana, mulai dari Direktur, Sekretaris Pascasarjana, hingga Ketua dan Sekretaris Program Studi. Kehadiran para akademisi dan karyawan dalam satu forum keagamaan ini menegaskan komitmen institusi dalam menjaga keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kematangan spiritual sesuai dengan nilai-nilai Kemuhammadiyahan.
Dalam sambutannya, Direktur Program Pascasarjana UM Palembang, Dr. Ir. Mukhtarudin Muchsiri, M.P., mengungkapkan rasa bangganya. Beliau membuka pembicaraan dengan ungkapan terima kasih kepada seluruh sivitas akademika yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Namun, poin utama yang beliau garis bawahi adalah sebuah kabar gembira yang menjadi kado istimewa bagi institusi. “Kita berkumpul hari ini tidak hanya sebagai rutinitas, tetapi sebagai bentuk manifestasi syukur kita. Alhamdulillah, Program Studi Manajemen Program Magister kita telah berhasil meraih capaian Akreditasi Unggul. Ini adalah buah dari kerja keras, doa, dan dedikasi kita bersama,” ujar Dr. Mukhtarudin dengan nada penuh semangat.
Beliau menambahkan bahwa prestasi ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus menjaga kualitas pendidikan dan pelayanan kepada mahasiswa. Syukur, menurut beliau, harus diimplementasikan melalui peningkatan kinerja dan komitmen untuk menjadikan Pascasarjana UM Palembang sebagai pusat unggulan di tingkat nasional maupun internasional.
Memasuki acara inti, Dr. Purmansyah Ariadi, S.Ag., M.Hum., hadir sebagai pemateri utama dengan membawakan tema yang sangat relevan dengan kondisi saat ini: “Makna Syukur dan Hikmah Qurban”. Dalam paparannya yang mendalam namun komunikatif, beliau mengajak peserta untuk merefleksikan kembali arti kehadiran nikmat Allah dalam kehidupan profesional maupun pribadi.
Dr. Purmansyah menjelaskan bahwa syukur sejati bukanlah sekadar ucapan lisan, melainkan tindakan nyata menggunakan nikmat tersebut di jalan kebaikan. Beliau mengaitkan keberhasilan akreditasi unggul dengan konsep syukur ini; bahwa prestasi tersebut adalah titipan nikmat yang harus “diqurbankan” atau dipersembahkan kembali dalam bentuk pelayanan terbaik kepada masyarakat dan ilmu pengetahuan.
Terkait hikmah Qurban, beliau menekankan nilai pengorbanan dan keikhlasan. Sejarah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS bukan sekadar ritual penyembelihan hewan, melainkan simbol pembersihan jiwa dari sifat-sifat egois. “Dalam konteks akademik, berqurban berarti mengesampingkan kepentingan pribadi demi kemajuan bersama institusi. Semangat memberi dan berbagi yang ada pada Hari Raya Idul Adha harus kita bawa ke dalam ruang-ruang kelas dan kantor kita setiap hari,” tegasnya.
Pengajian bulanan ini lebih dari sekadar ceramah agama. Ini adalah upaya sistematis untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam budaya kerja di lingkungan Pascasarjana UM Palembang. Diskusi yang berlangsung menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta pengajian, yang berupaya mencari relevansi antara ajaran agama dan tantangan dunia pendidikan tinggi di era modern.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang harmonis, di mana setiap individu merasa dihargai dan memiliki semangat yang sama untuk berprestasi. Kedekatan antara pimpinan dan staf dalam forum seperti ini mencairkan suasana birokrasi, sehingga komunikasi dapat terjalin lebih efektif demi kemajuan program pascasarjana.

