Palembang, 14 Agustus 2026 — Program Studi Magister Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Palembang berupaya memberikan kontribusi nyata kepada Masyarakat melalui kegiatan pemberdayaan, peningkatan keterampilan, serta pengembangan potensi kreatif yang memiliki nilai ekonomi kepada Forum Keluarga Spesial Indonesia (Forkesi) Chapter Sumatera Selatan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini melibatkan pelaku usaha Galeri Wong Kito dalam menghadirkan Pelatihan Batik Eco Print.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2026, di Kampus Universitas Muhammadiyah Palembang, merupakan salah satu bentuk implementasi Tridharma Perguruan Tinggi yang dilakukan oleh dosen-dosen di Program Studi. Kegiatan kolaborasi yang diketuai oleh Eko Ariyanto, S.T., M.Chem.Eng., Ph.D. ini merupakan kolaborasi antara perguruan tinggi, komunitas, dan pelaku kegiatan kreatif yang diharapkan dapat menciptakan kegiatan pembelajaran yang aplikatif sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi peserta khususnya para keluarga yang memiliki anak-anak berkebutuhan khusus.

Pelatihan Batik Eco Print memberikan pengenalan dan pengalaman praktik kepada peserta mengenai pemanfaatan bahan-bahan alami, khususnya daun dan bunga yang memiliki kandungan tanin, flavonoid, atau karotenoid untuk memberikan motif pada kain batik melalui Teknik Steam. Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan penjelasan mengenai konsep dasar eco print, pemilihan bahan dan kain, persiapan material, penyusunan daun atau bahan alami pada kain, proses pemindahan warna dan motif, dan teknik-teknik penting dalam pembuatan batik Eco print seperti scouring, mordanting, dan fiksasi warna.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dan diharapkan dapat meningkatkan keterampilan peserta sekaligus membuka wawasan mengenai potensi pengembangan kerajinan berbasis bahan alamiyang mengedepankan kreativitas, pemanfaatan sumberdaya alam di sekitar, serta penggunaan bahan-bahan ramah lingkungan.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, PPs Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Palembang kembali menunjukkan komitmen untuk terus membangun kolaborasi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Melalui kolaborasit tersebut, kegiatan PkM tidak hanya diarahkan pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada terciptanya ruang bersama untuk berbagi pengalaman, mengembangkan kreativitas, dan memperkuat kemandirian masyarakat.
0 Komentar